A Human Development Program by Jagad Pesona Buana

JPB Human Mind Mastery & Transformation

Program 24 Minggu Berbasis Neuro-Linguistic Programming

Memahami bagaimana pikiran, bahasa, dan pola respons membentuk hidup kita.

Sepanjang program, Anda belajar mengenali proses itu dan perlahan mengarahkannya dengan lebih sadar.

  • 24 minggu
  • 24 sesi
  • ±2 jam per sesi
  • online

Difasilitasi oleh Joseph Paskalis Basil

Lebih dari dua dekade mempelajari, mempraktikkan, dan mengajarkan pendekatan untuk memahami pikiran, komunikasi, dan perubahan manusia.

Bagian dari program pengembangan JPB

Apa yang dipelajari dalam NLP?

Tiga hal yang sebenarnya kita jalani setiap hari, hanya jarang kita perhatikan.

Neuro

Apa yang terjadi di dalam diri ketika kita mengalami sesuatu.

Linguistic

Bagaimana kita memberi makna pada pengalaman melalui bahasa.

Programming

Bagaimana respons yang berulang perlahan menjadi pola.

Seseorang berdiri di depan dinding kaca berlapis. Pantulan dirinya berulang di antara lapisan kaca, dengan kota dan cahaya sore di kejauhan.

KejadianPengalamanMaknaResponsPola

Setiap kejadian menjadi pengalaman.

Dari pengalaman itu, kita memberi makna tentang apa yang terjadi.

Makna tersebut memengaruhi cara kita merespons.

Dan ketika respons yang sama terus berulang, perlahan terbentuklah sebuah pola.

Pola inilah yang kemudian membuat kita cenderung berpikir, merasa, dan merespons dengan cara yang sama ketika menghadapi situasi serupa.

NLP membantu kita mengenali bagaimana sebuah pola terbentuk, memahami strukturnya, lalu mempelajari cara untuk bekerja dengan pola tersebut.

Karena di balik cara kita berpikir, merasa, dan bertindak, ada struktur.

NLP tidak berhenti pada memahami mengapa sebuah pola terjadi. Di dalamnya terdapat berbagai tools dan teknik untuk membantu kita bekerja dengan cara sebuah pengalaman direpresentasikan di dalam pikiran, memberi makna baru terhadap pengalaman tersebut, dan melatih respons yang berbeda.

Ketika makna berubah, state kita dapat berubah. Ketika state berubah, respons yang muncul pun dapat berbeda. Dan respons baru yang terus dilatih membuka kemungkinan terbentuknya pola baru, yang pada akhirnya dapat menghasilkan hasil yang berbeda dalam kehidupan.

Bukan hanya memahami diri. Tetapi belajar bagaimana bekerja dengan apa yang terjadi di dalam diri.

Swish Pattern

Mengarahkan pola otomatis menuju respons baru.

Membantu kita melatih pikiran untuk berpindah dari makna, gambaran, dan respons lama menuju gambaran diri dan respons baru yang kita inginkan.

Collapsing Anchors

Bekerja dengan pemicu dan respons emosional otomatis.

Membantu kita menghadapi pemicu tertentu dengan menghadirkan resourceful state (kondisi diri yang lebih mendukung), sehingga kita memiliki kemungkinan respons yang berbeda terhadap situasi yang sebelumnya memicu pola lama.

Submodalities

Mengubah cara sebuah pengalaman direpresentasikan di dalam pikiran.

Membantu kita mengeksplorasi bagaimana sebuah pengalaman hadir di dalam pikiran, misalnya melalui gambaran, suara, jarak, ukuran, atau intensitas, lalu bekerja dengan kualitas tersebut untuk melihat bagaimana pengalaman dan respons kita dapat berubah.

Calibration

Belajar memperhatikan perubahan kecil pada respons orang lain.

Membantu kita mengamati perubahan pada ekspresi wajah, postur, gerakan, nada suara, atau cara seseorang merespons, tanpa terburu-buru menafsirkan apa artinya.

Pacing & Leading

Belajar membangun keselarasan sebelum mengarahkan komunikasi.

Dimulai dengan menyesuaikan cara berkomunikasi dengan kondisi dan respons orang lain, lalu secara bertahap mengajak percakapan bergerak ke arah yang dituju.

Pattern Interrupt

Belajar memutus pola respons otomatis agar tersedia pilihan respons lain.

Dilakukan dengan mengenali saat pola lama mulai muncul, lalu memberi jeda atau melakukan sesuatu yang berbeda agar respons tidak langsung berjalan dengan cara yang sama seperti biasanya.

Ini hanya beberapa.

Masih ada berbagai tools dan teknik yang akan Anda pelajari dan praktikkan sepanjang perjalanan 24 minggu.

Dua orang. Satu peristiwa.

Keduanya mendengar pesan yang sama. Tetapi mereka menangkap makna yang berbeda.

Tiga orang duduk mengelilingi meja. Satu orang berbicara sambil memberi isyarat tangan, dua orang lain mendengarkan dengan ekspresi yang berbeda.

Perhatikan di mana perbedaannya mulai muncul.

Pesan yang sama disampaikan

Orang pertama

Orang kedua

Makna pertama

“Berarti dia sedang mengkritik saya.”

“Mungkin ada sesuatu yang perlu saya pahami.”

Yang terasa di dalam

Kesal, tersinggung

Penasaran, terbuka

Yang dilakukan

Merespons dengan nada defensif

Bertanya untuk memahami lebih lanjut

Yang terjadi kemudian

Percakapan dimulai dari ketegangan

Percakapan dimulai dari rasa ingin memahami

Peristiwanya sama.

Tetapi setiap orang bisa memaknainya secara berbeda.

Di antara apa yang terjadi dan cara kita meresponsnya, ada makna yang kita berikan pada pengalaman itu.

Proses seperti ini berlangsung cepat, sering kali tanpa kita sadari.

Dan prosesnya memiliki struktur yang dapat dipelajari.

Mungkin ada yang terasa familiar

Struktur yang sama muncul di banyak tempat.

Bukan untuk menilai, dan bukan untuk didiagnosis. Hanya untuk membantu Anda mulai memperhatikan pola yang mungkin pernah Anda alami.

Empat momen berbeda dengan perempuan yang sama: bersama pasangan, dalam pertemuan kerja, memimpin rapat, dan sendirian menghadap jendela. Posturnya serupa di keempatnya.

Diri sendiri

  • Sudah tahu apa yang sebaiknya dilakukan, tapi tetap sulit menjalankannya?
  • Merasa sudah cukup mengenal diri sendiri, tapi saat terpicu masih muncul respons yang sulit Anda kendalikan?
  • Pola yang sama terus berulang meski situasinya berbeda?

Emosi dan reaksi

  • Reaksi sering datang lebih dulu sebelum sempat berpikir?
  • Sulit tetap tenang ketika pembicaraan mulai memanas?
  • Sebuah konflik sudah selesai, tapi emosi dan pikiran Anda masih terbawa berjam-jam atau bahkan berhari-hari?

Komunikasi dan relasi

  • Maksud Anda baik, tapi diterima dengan cara yang berbeda?
  • Sudah mencoba membicarakannya baik-baik, tapi akhirnya kembali menjadi konflik atau kesalahpahaman yang sama?
  • Sulit menyampaikan keberatan tanpa membuat suasana menjadi kaku?

Tim dan kepemimpinan

  • Merasa sudah menjelaskan dengan jelas, tapi orang lain tetap menangkap atau melakukannya secara berbeda?
  • Masukan Anda lebih sering diterima sebagai kritik?
  • Merasa ada sesuatu yang tidak beres di dalam tim, tapi sulit memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi?

Bisnis dan penjualan

  • Percakapan terasa baik-baik saja, tapi tiba-tiba komunikasi berubah dan Anda tidak tahu apa yang terjadi?
  • Orang terlihat tertarik, tapi Anda tidak tahu apa yang sebenarnya membuatnya ragu untuk mengambil keputusan?
  • Sudah mencoba menjelaskan lebih lengkap agar orang yakin, tapi justru membuat mereka semakin ragu?

Tujuan dan perubahan

  • Sudah tahu apa yang ingin diubah, bahkan tahu apa yang seharusnya dilakukan, tapi tetap sulit benar-benar memulainya?
  • Perubahan bertahan beberapa minggu, lalu kembali seperti semula?
  • Terus bergerak dan melakukan banyak hal, tapi tidak yakin semuanya membawa Anda ke arah yang benar?

Jika ada yang terasa familiar, mungkin itu bukan sekadar kejadian yang berulang. Mungkin ada pola di baliknya.

Seorang perempuan berdiri sendiri di dekat dinding kaca. Bayangan dirinya terlihat memantul di kaca, dengan kota di kejauhan.

Dua puluh empat kesempatan.

Setiap minggu Anda belajar sesuatu. Lalu ada waktu untuk mempraktikkannya dalam kehidupan nyata, mengevaluasi hasilnya, dan kembali ke sesi berikutnya dengan pengalaman yang bisa dipelajari lebih jauh.

Dua jam setiap minggu

Bukan enam bulan penuh. Satu sesi, sekitar dua jam, satu kali seminggu.

Perubahan dimulai dari diri sendiri. Dampaknya tumbuh melalui cara kita memahami dan memimpin orang lain.

Memahami bagaimana manusia memproses pengalaman, membentuk makna, dan merespons dunia di sekitarnya.

  • Bagaimana pengalaman diterima dan disaring
  • Bagaimana makna terbentuk
  • Bagaimana makna memengaruhi respons

Memahami cara orang berkomunikasi, membangun hubungan, dan menyesuaikan komunikasi agar lebih efektif.

  • Cara orang menerima informasi (representation, VAK)
  • Membaca sinyal halus (calibration)
  • Membangun hubungan (rapport)
  • Menyamakan dan menyesuaikan (matching & mirroring)
  • Menyelaraskan lalu mengarahkan (pacing & leading)

Mengenali bagaimana keyakinan, nilai, dan pola berpikir bekerja di dalam diri, lalu memengaruhi cara kita merasa, mengambil keputusan, dan bertindak.

  • Kondisi diri (state)
  • Cara pengalaman tersimpan di dalam (internal representation, submodalities)
  • Menghubungkan pemicu dengan kondisi (anchoring)
  • Keyakinan dan nilai (beliefs & values)
  • Melihat dari sudut pandang lain (reframing)
  • Menetapkan arah yang jelas (outcomes)

Mengenali pemicu emosi, mengelola kondisi diri, dan belajar merespons dengan lebih sadar, bukan sekadar bereaksi ketika menghadapi tekanan.

  • Mengenali pemicu (trigger)
  • Mengelola kondisi diri (state management)
  • Memutus pola yang berulang (pattern interrupt)
  • Mengakses kondisi yang dibutuhkan (resource state)
  • Merespons, bukan bereaksi

Menggunakan pertanyaan, bahasa, framing, dan cerita untuk membuka perspektif, membangun pemahaman, dan memengaruhi secara efektif.

  • Bertanya lebih tepat (Meta Model)
  • Bahasa yang lebih terbuka (Milton Model)
  • Membingkai sudut pandang (framing)
  • Bercerita (storytelling)
  • Menghadapi keberatan
  • Batas etis dalam memengaruhi

Memahami diri dan manusia lebih dalam untuk mengambil keputusan, membangun hubungan, memimpin dengan lebih efektif, dan membantu orang lain bertumbuh.

  • Memimpin diri sendiri
  • Mengambil keputusan
  • Percakapan coaching dan umpan balik
  • Menghadapi konflik
  • Menumbuhkan orang dan membangun tim

Sepanjang perjalanan ini, Anda akan mengenal berbagai istilah dalam NLP.

Istilah aslinya tetap dipertahankan, tetapi dipahami melalui bahasa dan contoh yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dua bahasa untuk hal yang sama.

NLP punya istilahnya sendiri, dan istilah itu penting. Yang sering hilang adalah jembatan antara istilah tersebut dan pengalaman kita sehari-hari.

Rasa terhubung dan saling merespons yang membuat komunikasi terasa lebih terbuka.

Menyesuaikan beberapa aspek cara berkomunikasi untuk membangun keselarasan dalam interaksi.

Pada diagram sebelumnya, peristiwanya sama, tetapi yang terjadi di dalam diri kedua orang itu berbeda.

Makna yang mereka berikan pada pengalaman tersebut ikut membentuk kondisi yang muncul setelahnya.

Dalam NLP, kondisi diri pada suatu saat dikenal sebagai state.

Ketika kita mengingat atau membayangkan sesuatu, pengalaman itu dapat hadir dengan detail tertentu: gambar yang dekat atau jauh, terang atau redup, suara yang keras atau pelan, serta sensasi tertentu.

Dalam NLP, detail-detail seperti ini dikenal sebagai submodalities.

Sebuah lagu, aroma, kata, atau situasi tertentu dapat memunculkan kembali kondisi tertentu.

Dalam NLP, hubungan antara pemicu dan respons seperti ini dipelajari melalui konsep anchoring.

Bukan mengubah faktanya. Bukan juga sekadar berpikir positif.

Reframing berarti melihat pengalaman yang sama melalui kerangka atau konteks yang berbeda, lalu memperhatikan makna lain yang mungkin muncul.

Pertanyaan yang membantu memperjelas apa yang dimaksud, apa yang belum disebutkan, dan asumsi apa yang mungkin sedang dibuat.

Bahasa yang sengaja tidak menjelaskan semuanya secara spesifik, sehingga memberi ruang bagi seseorang untuk menghubungkannya dengan pengalaman dan maknanya sendiri.

Delapan dari sekian banyak istilah yang akan Anda kenali selama 24 minggu.

Joseph Paskalis Basil

Fasilitator

Joseph Paskalis Basil

CEO, Jagad Pesona Buana • Founder, House of Victory

Perjalanan ini tidak dimulai dari mengajar orang lain. Ia memulainya dengan mempraktikkan apa yang dipelajari pada dirinya sendiri.

Ada masa dalam hidupnya ketika perubahan bukan lagi sesuatu yang sekadar ingin ia pelajari. Ia sendiri membutuhkannya.

Pencarian itu membawanya mempelajari berbagai pendekatan tentang pikiran, komunikasi, dan perubahan, termasuk hipnosis, hipnoterapi, dan NLP. Bukan sebagai bidang yang berdiri sendiri, tetapi sebagai berbagai cara untuk memahami manusia dari sudut yang berbeda.

Apa yang dipelajarinya kemudian ia praktikkan dalam kehidupannya sendiri. Perlahan, ada hal-hal yang mulai berubah: cara ia menjalani hidup, hubungannya dengan keluarga, karier dan pekerjaannya, bisnisnya, kepemimpinannya, serta bagian-bagian lain yang sebelumnya terasa buntu.

Sejak 2005, ia mulai mendampingi orang lain. Dari sesi satu per satu, kelompok kecil, kelas dengan puluhan dan ratusan peserta, hingga berdiri di hadapan ribuan orang.

Pada tahun 2024, perjalanan itu berlanjut melalui House of Victory, sebuah ruang yang ia bangun untuk pendampingan personal, mentoring, dan kelas-kelas pengembangan diri yang berlangsung secara rutin, baik secara langsung maupun online.

Lebih dari dua dekade kemudian, apa yang ia bawa ke program ini bukan hanya apa yang pernah ia pelajari, tetapi juga apa yang telah ia praktikkan, alami manfaatnya dalam kehidupannya sendiri, dan selama bertahun-tahun ia bagikan kepada semakin banyak orang.

Dua dekade belajar. Praktik. Mengajar.

Perjalanan yang dibangun melalui pembelajaran, praktik, dan pengalaman nyata.

2005

Perjalanan dimulai

Mulai mendampingi individu satu per satu dalam proses perubahan dan pengembangan diri.

2008

Membangun dan memimpin tim

Mulai aktif membangun dan memimpin tim dalam bisnis berbasis komunitas.

2010

Praktik profesional

Mendirikan Klinik JP Center sebagai tempat praktik dan pendampingan individu.

Bertahun-tahun belajar

Mendalami NLP, hipnosis dan hipnoterapi, serta model komunikasi Ericksonian, melalui berbagai program pembelajaran dan sertifikasi.

Mengajar dan memfasilitasi

Membawakan pelatihan dan workshop di berbagai kota di Indonesia, dan beberapa kesempatan di luar negeri.

2024

House of Victory

Membangun House of Victory sebagai ruang untuk pendampingan personal, mentoring, dan kelas pengembangan diri.

Hari ini

Pengalaman tersebut kini menjadi bagian dari JPB Human Mind Mastery & Transformation.

Komunikasi, keberatan, dinamika kelompok, pengambilan keputusan, dan pengembangan orang bukan hanya konsep yang ia pelajari. Itu bagian dari pengalaman yang ia jalani.

Pengalaman inilah yang Joseph bawa ke dalam perjalanan belajar 24 minggu bersama Anda.

Yang menemani Anda selama 24 minggu.

Empat hal yang akan Anda gunakan sepanjang perjalanan ini.

24 sesi pembelajaran online

Satu sesi setiap minggu, sekitar dua jam.

Joseph menjelaskan teknik, mendemonstrasikan cara melakukannya, kemudian Anda mempraktikkannya langsung pada diri sendiri.

Handbook dan materi pendukung

Tempat kembali melihat apa yang sudah dipelajari, ketika situasinya muncul di kehidupan Anda dan Anda ingin mengingatnya lagi.

Rekaman setiap sesi

Jika satu sesi tidak dapat Anda ikuti secara live, perjalanan Anda tidak otomatis terputus.

  • 24 minggu
  • 24 sesi
  • ±2 jam per sesi
  • online melalui Zoom

Sertifikasi dari Jagad Pesona Buana, diberikan setelah Anda menyelesaikan sesi ke-24, sebagai penanda penyelesaian perjalanan JPB Human Mind Mastery & Transformation.

Tapi program ini tidak untuk semua orang.

Program ini tidak untuk semua orang.

Program ini membutuhkan waktu, keterlibatan, dan kemauan untuk mempraktikkan apa yang dipelajari.

Program ini cocok untuk Anda yang

Pemahaman diri

  • Ingin lebih memahami diri sendiri, cara berpikir, emosi, dan pola respons yang muncul dalam kehidupan sehari-hari
  • Ingin lebih mampu mengelola emosi dan kondisi diri, terutama ketika menghadapi tekanan, konflik, atau situasi yang memicu reaksi
  • Sedang berada dalam proses pengembangan diri dan ingin memahami pola-pola yang selama ini mungkin menghambat perubahan

Komunikasi dan relasi

  • Ingin memperbaiki cara berkomunikasi dan membangun hubungan dengan pasangan, keluarga, rekan kerja, maupun orang lain
  • Sering berhadapan dengan orang dan ingin lebih mampu memahami cara orang berpikir, merespons, dan mengambil keputusan
  • Ingin mengembangkan kemampuan bertanya, mendengarkan, menyampaikan ide, memengaruhi, dan bernegosiasi dengan lebih efektif

Peran profesional

  • Bekerja di bidang sales, marketing, bisnis, pelayanan, atau profesi lain yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan membangun kepercayaan
  • Memimpin, membimbing, mengajar, melakukan mentoring, coaching, atau sedang membangun dan mengembangkan tim

Yang perlu Anda siapkan

  • Bersedia mempraktikkan apa yang dipelajari, bukan hanya menonton atau mendengarkan
  • Dapat menyediakan sekitar dua jam setiap minggu selama 24 minggu

Investasi program.

24 minggu · 24 sesi · sekitar 48 jam pengalaman belajar

Investasi normal

Rp 3.888.888

Khusus member JPB

Rp 2.888.888

*S&K berlaku

  • 24 sesi pembelajaran online
  • Rekaman setiap sesi
  • Handbook dan materi pendukung
  • Sertifikasi dari Jagad Pesona Buana

Program ini merupakan bagian dari program pengembangan Jagad Pesona Buana.

Masih ada yang ingin Anda tanyakan.

Pertanyaan yang sering muncul.

Sebelum memulai

Harga khusus tersebut merupakan salah satu privilege yang tersedia bagi Member JPB. Menjadi Member JPB bukan syarat untuk mengikuti program ini. Anda tetap dapat mengikuti Human Mind Mastery & Transformation melalui Investasi Normal.

Tidak.

Program ini dirancang untuk Anda yang belum pernah mempelajari NLP sebelumnya. Setiap istilah diperkenalkan bersama penjelasan dalam bahasa sehari-hari dan contoh situasi nyata.

Bukan.

Ini adalah program pembelajaran dan pengembangan diri, bukan layanan terapi atau penanganan untuk kondisi tertentu.

Joseph memiliki latar belakang pembelajaran di bidang NLP, hipnosis, hipnoterapi, dan komunikasi. Latar belakang itu memperkaya cara ia mengajar, tetapi yang Anda ikuti adalah JPB Human Mind Mastery & Transformation sebagai program pembelajaran.

Program ini merupakan bagian dari program pengembangan Jagad Pesona Buana.

Jika Anda menerima halaman ini dari seorang member JPB, member tersebut akan menjelaskan langkah untuk mengikuti program.

Jika Anda menerima halaman ini tanpa melalui seorang member JPB, Anda tetap dapat menggunakan tombol di bawah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Selama program

Seluruh sesi berlangsung secara online melalui Zoom. Joseph akan menjelaskan teknik, mendemonstrasikan cara melakukannya, kemudian Anda mempraktikkannya langsung pada diri sendiri. Anda tidak pernah diwajibkan tampil atau melakukan praktik di depan seluruh kelas. Selama sesi, kamera wajib dinyalakan sebagai bagian dari keterlibatan dalam proses belajar.

Rekaman sesi tersedia, sehingga perjalanan belajar Anda tidak otomatis terputus.

Namun kehadiran live tetap dianjurkan. Ada pengalaman belajar dan interaksi di dalam sesi yang tidak sepenuhnya tergantikan oleh rekaman.

Tidak ada beban tugas berat.

Tetapi proses belajar tidak berhenti ketika sesi selesai. Di antara sesi, Anda akan diajak memperhatikan, mencoba, dan mengamati bagaimana hal yang dipelajari muncul dalam situasi sehari-hari.

Bagian itulah yang membuat program ini berlangsung 24 minggu.

Sertifikasi

Sertifikat diterbitkan oleh Jagad Pesona Buana setelah Anda menyelesaikan sesi ke-24.

Sertifikat ini merupakan penanda bahwa Anda telah menyelesaikan JPB Human Mind Mastery & Transformation.

Sertifikat ini bukan lisensi profesi atau sertifikasi yang memberikan kewenangan untuk mengajar atau mensertifikasi orang lain.

Bukan.

Program ini menggunakan NLP sebagai salah satu fondasi pengetahuannya. Namun sertifikat yang Anda terima diterbitkan oleh Jagad Pesona Buana atas penyelesaian program ini, bukan oleh lembaga sertifikasi NLP internasional mana pun.

Jika yang Anda cari adalah sertifikasi NLP internasional, program ini bukan jalurnya.

Langkah Anda

Memahami apa yang terjadi di dalam diri adalah awal untuk merespons dengan lebih sadar.

JPB Human Mind Mastery & Transformation

A Human Development Program by Jagad Pesona Buana

Difasilitasi oleh Joseph Paskalis Basil